(Oleh : Abdul Azis)
Saya mendengar kabar sekelompok kecil masyarakat melakukan aksi unjuk rasa menolak investor asing, ada apa? Tentu mereka punya alasan, mereka menganggap investor adalah antek-antek liberalism dan kapitalism yang kelak akan menguasai perekonomian kita tetapi akankah kita terus berpikir seperti itu disaat rakyat mendrita, saat rakyat harus menumpahkan darah demi mendapatkan sesuap nasi, saat orang tua tidak punya biaya untuk menyekolahkan anaknya, akankah kita terus menunggu sampai korban kelaparan berjatuhan, sehingga anak-anak rakyat dilanda gizi buruk, tentu tidak, terlambat, satu-satunya jalan adalah peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Bulukumba sebagai kabupaten besar yang memiliki potensi kekayaan alam yang luar biasa dibanding Kabupaten lain hanya bisa kita ketahui dan melihat kekayaan itu tanpa bisa menikmatinya dengan baik, mengapa? Karena kita tidak punya kemampuan dan dana untuk mengelolahnya, lalu mengapa masih ada yang menolak kedatangan investor, sementara hanya mereka yang mampu mengelolahnya.
Investasi sebagai penanaman modal, merupakan suatu komponen yang menentukan tingkat pengeluaran agregat suatu daerah. Karena itu dalam pembangunan ekonomi, peranan investasi sangatlah penting. Semakin tinggi investasi, pendapatan daerah akan mengalami peningkatan karena peningkatan terhadap barang dan jasa bertambah.
Ada berbagai manfaat yang dipetik dari sejumlah investasi yang ditanamkan oleh para investor. Pertama, investasi dapat mengurangi pengangguran. Para investor yang menanamkan modalnya untuk mendirikan pabrik/industri di Bulukumba dapat menyerap tenaga kerja, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi, kita ketahui bersama bahwa masalah pengangguran belum dapat teratasi secara menyeluruh. Oleh sebab itu, dibutuhkan keterlibatan investor dalam mewujudkan kesempatan kerja (full employment). Potensi SDM, kondisi iklim yang menguntungkan, dan kekayaan alam yang berlimpah ruah merupakan faktor-faktor pendukung investasi. Kedua, investasi dapat mendorong pembangunan infrastruktur, seperti di sektor pertanian, sarana dan prasarana transportasi, lingkungan hidup, dan kesejahteraan social, sehingga PAD meningkat, kas daerah tidak lagi kosong, pembayaran gaji pegawai tidak menunggak lagi dan menekan potensi korupsi yang disebabkan kurangnya tingkat kesejahteraan.
Mari bersama kita bangun Bulukumba, untuk membangun kita butuh dana, tapi daerah tidak punya dana, entah kemana dana itu,mungkin habis dikorupsi, lalu bagaimana cara membangun? Kita harus datangkan investor asing karena kesuksesan investor menekan pengangguran dan meningkatkan kesejahtraan masyarakat telah terbukti, bahkan tokoh-tokoh bisnis berhasil menunjukkan, kesejahteraan karyawan dan masyarakat lebih mungkin dikerjakan korporasi ketimbang Negara.
Maka seharusnya kita berbangga memiliki bupati yang cerdas dan mampu mendatangkan investor sebagai usaha peningkatan kesejahteraan masyarakat sehingga Bulukumba tidak lagi miskin dalam kekayaannya.
No comments:
Post a Comment